(Doc-Istimewa)
Pandeglang, mediasatu.co.id – Hingga Oktober 2025, jembatan gantung yang menghubungkan antar-kampung di Kampung Cegog, Kabupaten Pandeglang, Banten, belum juga dibangun kembali. Sebelumnya sempat hanyut terbawa arus banjir pada Oktober 2024 lalu.
Akibatnya, pelajar tingkat SD dan SMP di daerah tersebut harus menyeberangi sungai dengan arus deras setiap kali berangkat maupun pulang sekolah. Kondisi ini membuat warga khawatir terhadap keselamatan anak-anak mereka.
Warga setempat, Firdaus, mengaku kecewa karena janji pemerintah untuk membangun ulang jembatan itu tidak juga berlangsung. “Kalau tidak salah, jembatan itu ambruk pada awal Oktober tahun lalu. Tapi sampai tahun 2025, pembangunan jembatan tidak kunjung berlangsung atau nihil,” ujarnya, Kamis (23/10/2025).
Ia menegaskan bahwa jembatan tersebut sangat penting karena tidak ada jalur alternatif yang bisa anak-anak lalui untuk menuju sekolah. “Setiap hari mereka harus menyeberangi sungai dengan arus deras. Kalau terus begini, bisa membahayakan nyawa anak-anak,” katanya. (Red).


















