(Doc-Istimewa)
Jakarta, mediasatu.co.id – Cabang olahraga padel kini menjadi bagian dari Asian Games 2026 setelah Dewan Olimpiade Asia (OCA) mengesahkannya sebagai nomor resmi yang akan bertanding di Aichi-Nagoya, Jepang. Keputusan ini menjadi sejarah bagi pertumbuhan padel di kawasan Asia maupun dunia.
Penetapan tersebut muncul setelah pertemuan antara Direktur Jenderal OCA, Husain Al Musallam, dan juga Presiden FIP, Luigi Carraro. Pertemuan itu berlangsung di Kuwait pada pekan sebelumnya, bertepatan dengan ajang FIP World Cup Pairs. Dalam pernyataannya, Husain menyebut, “Kami sangat senang menyambut Federasi Padel Internasional dan Padel Asia secara resmi ke dalam keluarga Dewan Olimpiade Asia.”
Dengan diterimanya padel sebagai cabang resmi, olahraga yang kian digemari itu kini memiliki peluang lebih besar untuk meraih pengakuan internasional. Termasuk kemungkinan tampil sebagai salah satu cabang di Olimpiade Brisbane 2032. “FIP akan terus bekerja siang dan malam bersama hampir 100 federasi nasional yang kami wakili untuk mengembangkan olahraga ini di seluruh penjuru dunia,” tegasnya.
Padel sebenarnya telah berkembang sejak akhir 1960-an. Cikal bakalnya berasal dari gagasan Enrique Corcuera, warga Meksiko yang membangun lapangan versi kecil di rumahnya karena keterbatasan lahan tenis. Kemudian, istrinya yang bernama Vibiana menyusun aturan resmi permainan tersebut.
Adapun Asian Games 2026 rencananya mempertandingkan 41 cabang olahraga, di luar padel. Nantinya akan berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang. (Red).


















