Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Daerah

Pemprov Jakarta Mulai Bongkar 109 Tiang Monorel Mangkrak di Rasuna Said

16
×

Pemprov Jakarta Mulai Bongkar 109 Tiang Monorel Mangkrak di Rasuna Said

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

(Doc-Istimewa)

Jakarta Selatan, mediasatu.co.id – Pembongkaran tiang monorel mangkrak di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, mulai dilakukan Pemerintah Provinsi Jakarta pada Rabu (14/1). Pembongkaran difokuskan di kawasan sekitar Stasiun LRT Setiabudi.

Example 300x600

Gubernur Jakarta Pramono Anung menyampaikan bahwa total terdapat 109 tiang monorel yang akan dibongkar hingga ke ujung Jalan HR Rasuna Said, tepatnya sampai kawasan Gran Melia Hotel.

“Ada 109 tiang monorel sampai ujung Jalan Rasuna Said. Yang di jalan ini sampai dengan Gran Melia Hotel. Semuanya akan ditata rapi. Saya meyakini ini akan membuat Jalan Rasuna Said semakin baik dan mudah-mudahan kemacetan juga akan berkurang,” kata dia saat meninjau lokasi.

Pramono menambahkan, anggaran pembongkaran tiang monorel tersebut sebesar Rp 254 juta dan ditargetkan rampung pada September.

“Untuk biaya pembongkarannya sendiri 254 juta. (Ditargetkan pembongkaran selesai) bulan September,” ujarnya.

Tak hanya melakukan pembongkaran, Pemprov Jakarta juga akan menata ulang kawasan tersebut secara menyeluruh. Penataan meliputi pembangunan jalur pedestrian, perbaikan trotoar, pemasangan penerangan jalan umum, hingga penambahan unsur estetika taman kota.

“Untuk penataan secara keseluruhan nanti ada pedestrian, saluran trotoar, penerangan jalan umum, sarana kelengkapan lainnya, dan juga tentunya estetika dari taman yang ada. Diperkirakan Rp 102 miliar,” sambung dia.

Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno, mantan Gubernur Jakarta Sutiyoso, Kepala Kejaksaan Tinggi Jakarta Patris Yusrian Jaya, serta Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah II KPK Brigjen Pol Bachtiar Ujang Purnama.

Pramono juga menyampaikan terima kasih kepada Kejaksaan Tinggi Jakarta dan KPK atas dukungan penuh terhadap penataan Jalan HR Rasuna Said.

“Secara khusus saya berterima kasih kepada Kajati DKI Jakarta yang telah memberikan support sepenuhnya untuk melakukan penataan Jalan Rasuna Said ini dan juga KPK,” ucap Pramono.

“Karena pada waktu itu, secara khusus saya juga melaporkan kepada KPK, supaya tidak ada permasalahan di kemudian hari,” tambahnya.

Diketahui, proyek monorel tersebut pertama kali dibangun pada 2004 di era Gubernur Sutiyoso sebagai solusi kemacetan ibu kota. Namun, proyek terhenti akibat berbagai persoalan internal, mulai dari krisis pendanaan hingga sengketa kontrak antara PT Jakarta Monorail dan Pemprov Jakarta.

Kontrak proyek monorel akhirnya diputus pada 2015 oleh Gubernur Basuki Tjahaja Purnama. Selanjutnya, Pemprov Jakarta memilih mengembangkan transportasi berbasis LRT yang dinilai lebih efektif dan memiliki daya angkut lebih besar.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *