Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Peristiwa

KNKT Pastikan Pesawat ATR Indonesia Air Transport Alami CFIT di Gunung Bulusaraung

14
×

KNKT Pastikan Pesawat ATR Indonesia Air Transport Alami CFIT di Gunung Bulusaraung

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

(Doc-nixnews)

Pangkep, mediasatu.co.id – Tim SAR gabungan terus melakukan proses evakuasi pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport yang mengalami kecelakaan di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Hingga Minggu (18/1/2026), satu korban telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Example 300x600

Pangdam XVI Hasanuddin, Mayjend TNI Bangun Nawoko, memastikan penemuan korban tersebut di lokasi kejadian. “Tim kita selain mengevakuasi beberapa puing dari pesawat, tapi saya yakinkan sudah kita temukan satu korban,” ujarnya di posko SAR Tompo Bulu, Minggu (18/1/2026).

Korban berjenis kelamin laki-laki dan berada di sebelah utara puncak gunung dengan kedalaman sekitar 200 meter dari puncak. Sebelumnya, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyatakan pesawat ATR 42-500 (PK-THT) yang melayani rute Yogyakarta (JOG)–Makassar (UPG) hilang kontak setelah menabrak lereng gunung pada Sabtu (17/1/2026).

Kepala KNKT Soerjanto Tjahjono menyebut kecelakaan tersebut termasuk dalam kategori controlled flight into terrain (CFIT). “Insiden ini sebagai controlled flight into terrain (CFIT). Jadi memang pesawat menabrak bukit atau lereng gunung sehingga terjadi beberapa pecahan atau serpihan pesawat akibat terjadinya benturan,” kata Soerjanto.

Ia menambahkan, saat kejadian pesawat sebenarnya masih berada dalam kondisi dapat pilot kendalikan. “Jadi memang kita mengkategorikan sebagai CFIT, pesawatnya masih bisa pilotnya kontrol tapi menabrak tapi bukan sengaja menabrak (lereng gunung),” jelasnya.

Pesawat tersebut Kementerian Kelautan dan Perikanan pakai dan baru saja menjalani perbaikan mesin sebelum terbang. Pihak maskapai menegaskan bahwa pesawat telah dinyatakan layak terbang.

Direktur Operasional Indonesia Air Transport, Capt Edwin, menyampaikan bahwa perbaikan telah rampung sebelum penerbangan. “Ada masalah di engine kami. Tapi kami sudah perbaiki dan enggak harus kita tes,” kata Edwin.

“Pesawat ini layak terbang, di hari Jumat, semua sudah normal. Kita sudah perbaiki,” lanjutnya.

Namun, Edwin belum dapat merinci jenis gangguan mesin yang sempat terjadi. “Nanti bagian teknik (yang menjelaskan) itu, karena saya kan dari operasi. Jadi (bagian) teknik nanti juga ada,” katanya. (Red).

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *