Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Peristiwa

Gunung Semeru Kembali Erupsi, Awan Panas Guguran Mengarah ke Besuk Kobokan

4
×

Gunung Semeru Kembali Erupsi, Awan Panas Guguran Mengarah ke Besuk Kobokan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

(Doc-Istimewa)

Lumajang, mediasatu.co.id – Aktivitas vulkanik kembali terjadi di Gunung Semeru pada Sabtu (7/3/2026). Gunung setinggi 3.676 mdpl tersebut mengalami erupsi yang disertai luncuran awan panas guguran ke arah tenggara.

Example 300x600

Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Sigit Rian Alfian, melaporkan letusan terjadi pada pukul 10.20 WIB.

“Telah terjadi erupsi Gunung Semeru pada 7 Maret 2026 pukul 10.20 WIB, namun tinggi kolom abu tidak teramati,” kata Sigit dalam laporan yang diterima di Lumajang.

Erupsi gunung yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang tersebut terekam di alat seismogram dengan amplitudo maksimum 12 mm dan durasi sekitar 4 menit 35 detik.

“Erupsi berupa awan panas guguran dengan jarak luncur tidak diketahui dikarenakan gunung tertutup kabut. Mengarah ke tenggara (Besuk Kobokan),” tuturnya.

Dalam catatan petugas, aktivitas erupsi Gunung Semeru pada hari itu terjadi sebanyak sembilan kali. Letusan pertama tercatat pada pukul 00.23 WIB, sementara erupsi kesembilan terjadi pukul 10.20 WIB yang disertai awan panas guguran.

Saat ini status aktivitas gunung api tersebut berada pada Level III atau Siaga.

Petugas merekomendasikan masyarakat tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang aliran Besuk Kobokan hingga jarak 13 kilometer dari puncak.

“Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak,” katanya.

Selain itu, masyarakat diminta tidak beraktivitas dalam radius lima kilometer dari kawah Gunung Semeru karena berisiko terkena lontaran batu pijar.

Warga juga diminta mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar yang dapat mengalir melalui sungai-sungai berhulu di Gunung Semeru, terutama Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *