(Doc-Tirtoid)
Jakarta, mediasatu.co.id – Centers for Disease Control and Prevention atau CDC menetapkan wabah hantavirus sebagai respons darurat level 3. Di mana merupakan tingkat aktivasi darurat paling rendah dalam sistem penanganan mereka.
Menurut laporan ABC News pada Kamis (7/5/2026), status tersebut menunjukkan risiko bagi masyarakat umum masih tergolong rendah. Meski demikian, otoritas kesehatan Amerika Serikat tetap melakukan pemantauan aktif terhadap perkembangan wabah.
Penetapan status darurat itu juga menandai aktifnya pusat operasi darurat serta pembentukan tim khusus guna mendukung penanganan wabah hantavirus. Sementara itu, otoritas kesehatan global kini tengah berupaya menekan penyebaran hantavirus yang terjadi di atas kapal pesiar MV Hondius.
Berdasarkan informasi dari Anadolu Agency, pejabat Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menyebut wabah yang melibatkan varian Andes dari hantavirus tersebut telah menyebabkan lima kasus terkonfirmasi, tiga kasus dugaan infeksi. Serta tiga kematian di antara penumpang yang terkait pelayaran itu.
Kapal MV Hondius membawa sekitar 150 penumpang dan awak yang berasal dari 23 negara. Kapal tersebut berangkat dari Argentina dan melintasi Samudra Atlantik sebelum melaporkan munculnya sejumlah penyakit pernapasan saat berada di dekat Cape Verde.
Hingga kini, otoritas kesehatan internasional masih terus memantau situasi dan melakukan langkah-langkah pencegahan guna menghindari penyebaran lebih luas.
















