(Doc-Istimewa)
Karawang, mediasatu.co.id – Rencana transformasi pasar tersebut menjadi percontohan (pilot project) pengendalian inflasi nasional dari pemerintah pusat telah Ketua Komisi II matangkan. Ketua Komisi II DPRD Karawang telah melakukan kunjungan kerja ke Pasar Johar sebagai langkah konkret menindaklanjuti koordinasi sebelumnya antara legislatif dengan Perum Bulog. Di mana, hal tersebut terkait upaya menekan kenaikan harga kebutuhan pokok di wilayah Karawang.
Dalam kunjungan tersebut, pihaknya membahas skema baru yang bertujuan memangkas rantai distribusi pangan yang selama ini terlalu panjang. Melalui program ini, Perum Bulog akan bertindak sebagai distributor utama yang menyuplai sembako langsung kepada para pengecer di Pasar Johar. Dengan pola distribusi yang lebih efisien, ia berharap, biaya logistik berkurang signifikan sehingga harga jual di tingkat konsumen menjadi lebih murah dan stabil.
Di samping itu, Ketua Komisi II DPRD Karawang, Hj. Mumun Maemunah, menjelaskan bahwa pemilihan Pasar Johar bukan tanpa alasan. Menurutnya, pasar ini yang paling siap secara infrastruktur dan manajemen.
“Pasar Johar sudah berstandar SNI. Selain itu, sebagai pasar dengan skema Build Operate Transfer (BOT). Kerja samanya dengan pemerintah daerah selama ini berjalan cukup baik,” jelasnya.
Terkait kendala administratif, ia mengapresiasi komitmen pengelola pasar. Meski masih memiliki sisa piutang retribusi akibat dampak pandemi Covid-19, pihak pengelola tetap kooperatif dengan melakukan pembayaran secara rutin.
Kendati ternilai siap, Komisi II memberikan beberapa catatan penting untuk perbaikan ke depan, di antaranya:
1. Penyelesaian Revitalisasi: Masih ada area yang belum diperbaiki karena kendala relokasi pedagang.
2. Pendataan Kios Luar: Perlunya pembinaan bagi pedagang di luar area utama pasar.
3. Ketertiban Parkir: Penataan parkir di sekitar pasar yang harus segera dibenahi agar tidak mengganggu arus lalu lintas.
Di sisi lain, Komisi II DPRD Karawang berharap seluruh sistem pendukung dapat segera siap agar program pengendalian inflasi ini berjalan optimal.
(Doc-Istimewa)
“Jika implementasi di Pasar Johar ini sukses, kita akan jadikan ini sebagai model atau percontohan. Untuk diterapkan di seluruh pasar yang ada di Kabupaten Karawang,” tambahnya.
Dengan adanya program ini, ia berharap, masyarakat Karawang tidak lagi terbebani oleh fluktuasi harga pangan yang tajam. Sekaligus, memperkuat ketahanan pangan daerah.


















