(Doc-Infokrw)
Karawang, mediasatu.co.id — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyoroti aktivitas sejumlah truk pengangkut bahan tambang yang ikut memicu kerusakan Jalan Badami-Loji, Kabupaten Karawang. Selain truk pengangkut semen milik PT Jui Shin, Dedi menyebut ada sejumlah pengusaha asal Karawang yang menjalankan aktivitas angkutan bahan tambang di jalur tersebut.
Informasi itu, kata Dedi, ia peroleh dari pihak perusahaan. Berdasarkan keterangan tersebut, terdapat tiga pengusaha yang memiliki aktivitas angkutan, yakni CPM, Enggal Family, dan JSM. CPM tercatat memiliki empat unit truk. Sementara itu, Enggal Family sudah menghentikan aktivitas operasionalnya sekitar empat bulan terakhir.
Adapun JSM milik Tino masih menjalankan aktivitas angkutan dengan 10 unit truk. Dedi juga menyebut nama H. Zainal Arifin sebagai pemilik CPM. Namun, ia belum memastikan apakah sosok tersebut merupakan H. Zainal Arifin yang ia kenal sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Barat.
Dedi menyampaikan informasi tersebut sebagai bentuk keterbukaan kepada masyarakat. Ia juga mengajak seluruh pihak turut menjaga aset negara agar masyarakat dapat memanfaatkannya dengan baik.
“Semoga kita semua sama-sama menjaga aset negara untuk bisa digunakan dengan baik untuk kepentingan masyarakat dan setiap orang tidak mengambil keuntungan sendiri-sendiri,” ujar Dedi.
















