(Doc-Istimewa)
Jakarta, mediasatu.co.id — PT Midi Utama Indonesia Tbk atau Alfamidi terus memperkuat komitmen keberlanjutan melalui pemanfaatan energi terbarukan dan digitalisasi dokumen. Perusahaan ritel tersebut mengoperasikan 49 pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atap di sejumlah wilayah operasional gerai dan gudangnya di Indonesia. Inisiatif ini bertujuan menekan emisi karbon sekaligus meningkatkan efisiensi energi dalam kegiatan bisnis.
Selama periode pengoperasian, seluruh PLTS tersebut menghasilkan listrik sebanyak 5,5 juta kilowatt-jam (kWh). Pemanfaatan energi surya itu juga membantu mengurangi emisi karbon hingga 2.976 ton dan menghemat biaya listrik sebesar Rp7,9 miliar.
Selain mengembangkan energi terbarukan, Alfamidi menerapkan program paperless melalui digitalisasi dokumen. Perusahaan menjalankan inisiatif ini di kantor dan gudang sejak awal 2026 dengan mengutamakan penyimpanan dokumen dalam format elektronik.
Hingga Juni 2026, program digitalisasi tersebut berhasil menghemat lebih dari 2,2 juta lembar kertas. Berdasarkan perhitungan perusahaan, penghematan itu setara dengan upaya menyelamatkan lebih dari 200 pohon.
Melalui kedua inisiatif tersebut, Alfamidi berupaya mengurangi penggunaan sumber daya konvensional sekaligus meningkatkan efisiensi operasional. Pemanfaatan energi surya dan digitalisasi dokumen menjadi bagian dari langkah perusahaan dalam mendukung praktik bisnis yang lebih ramah lingkungan.
















