(Doc-Tirtoid)
Sulawesi Utara, mediasatu.co.id – Sebanyak empat kecamatan di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, dilanda banjir bandang pada Senin (5/1) dini hari sekitar pukul 02.30 Wita. Bencana tersebut menyebabkan material batu besar terbawa arus dan menutup akses jalan serta permukiman warga.
Wilayah yang terdampak meliputi Kecamatan Siau Timur, Siau Timur Selatan, Siau Barat, dan Siau Barat Selatan. Informasi tersebut disampaikan melalui laporan resmi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat, hingga Senin (5/1) pukul 19.00 WIB, korban meninggal dunia mencapai 11 orang. Enam korban telah teridentifikasi, sedangkan lima lainnya masih dinyatakan hilang dan dalam pencarian.
Banjir bandang juga memaksa ratusan warga mengungsi. Tercatat sebanyak 143 kepala keluarga atau 444 orang harus meninggalkan rumah mereka. Pemerintah daerah menyiapkan lokasi pengungsian di gedung GMIST Bethbara dengan fasilitas dasar seperti tempat tidur, perlengkapan anak-anak, dan makanan siap saji.
Upaya pencarian korban oleh tim SAR sempat terhambat akibat hujan lebat yang berisiko menimbulkan bencana susulan. Operasi SAR direncanakan kembali dilanjutkan pada Selasa (1/6).


















