(Doc-Fakta Indo)
China, mediasatu.co.id – Pemerintah China menyalurkan bantuan kemanusiaan awal sebesar USD 200 ribu bagi keluarga korban serangan terhadap sebuah sekolah dasar putri di Iran. Bantuan tersebut diberikan kepada para orang tua siswa yang anaknya meninggal dunia dalam insiden tersebut.
Dana bantuan itu disalurkan melalui Palang Merah Iran sebagai bentuk belasungkawa sekaligus dukungan bagi keluarga korban yang terdampak tragedi tersebut.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, menyampaikan kecaman keras terhadap serangan yang menyasar warga sipil dan fasilitas non-militer. Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan menurut hukum internasional.
“Serangan terhadap sekolah dan anak-anak merupakan pelanggaran berat terhadap hukum internasional dan melanggar batas-batas hati nurani dan moralitas manusia. China juga akan terus memberikan bantuan yang diperlukan kepada Iran dengan semangat kemanusiaan untuk mendukung rakyat Iran melalui masa sulit ini,” kata Guo, Jumat (12/3/2026).
Laporan sejumlah media di Iran menyebutkan sedikitnya 175 siswi tewas dalam serangan terhadap sekolah tersebut. Serangan itu terjadi di tengah meningkatnya ketegangan setelah operasi militer yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran sejak akhir Februari lalu.
Sementara itu, lembaga pemantau HAM Human Rights Activists News Agency (HRANA) melaporkan hingga 12 Maret 2026 sebanyak 1.825 warga sipil Iran telah tewas akibat rangkaian serangan tersebut. Dari jumlah itu, sedikitnya 199 korban di antaranya merupakan anak-anak.


















