(Doc-nixnews)
Grobogan, mediasatu.co.id – Enam remaja diamankan Unit PPA Satreskrim Polres Grobogan setelah seorang pelajar SMP berinisial ZMR (16) meninggal dunia usai diduga terlibat perang sarung di Desa Termas, Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Rabu (26/2) malam.
Peristiwa bermula selepas salat Tarawih ketika korban mengajak lima temannya melalui pesan WhatsApp untuk melakukan perang sarung. Mereka sepakat bertemu di lapangan sepak bola Desa Termas sekitar pukul 23.20 WIB.
Di lokasi, enam remaja yang merupakan tetangga itu membagi diri menjadi dua kelompok dengan formasi tiga lawan tiga.
“Keterangan saksi, korban tidak dikeroyok. Tapi berkelahi satu lawan satu menggunakan sarung secara bersamaan. Ujung sarung diikat simpul menjadi keras. Ini perkelahian yang mengakibatkan korban meninggal,” kata Rizky.
Saat perkelahian berlangsung, korban mendadak terlihat lemas dan kesulitan bernapas hingga akhirnya jatuh dan pingsan.
“Awalnya lemas dan kesulitan bernapas hingga akhirnya jatuh tersungkur dan pingsan,” ujar Rizky.
Aksi tersebut langsung dihentikan. Korban sempat dibawa pulang dan kemudian dilarikan untuk mendapatkan pertolongan, namun tidak dapat diselamatkan. Jenazah dibawa ke RSUD Dr Soedjati Soemodiardjo untuk autopsi.
Polisi kini masih mendalami peran masing-masing anak dalam peristiwa yang berujung duka tersebut.


















