(Doc-Istimewa)
Bali, mediasatu.co.id – Masalah sampah di Bali kembali menjadi perhatian setelah Presiden Prabowo Subianto menegur Gubernur dan para Bupati di Bali. Menindaklanjuti hal tersebut, sekitar seribu personel gabungan TNI, Polri, relawan, hingga pelajar menggelar aksi bersih-bersih pantai pada Selasa (3/2/2026) pagi.
Gotong royong ini difokuskan pada kawasan pantai yang kerap dipenuhi sampah dan dinilai mengganggu citra pariwisata Bali. Aksi dilakukan secara serentak di sejumlah titik pantai.
Kasiter Kasrem 163/Wira Satya, Kolonel Inf Didin Nasrudin Darsono, menyebutkan personel dibagi ke dalam beberapa sektor.
“Total sekitar seribu personel yang dibagi menjadi tiga sektor, yakni Jimbaran, Kuta, dan Pantai Jerman,” kata Didin.
Sorotan Presiden muncul setelah dirinya menerima keluhan langsung dari pejabat dan kepala negara asing saat kunjungan ke Korea. Mereka menilai kondisi Bali saat ini tidak lagi bersih dan kurang nyaman sebagai destinasi wisata.
Presiden Prabowo pun meminta pemerintah daerah agar lebih serius menangani persoalan sampah. Salah satu langkah yang didorong adalah pelibatan pelajar dalam kegiatan kerja bakti untuk menumbuhkan kesadaran lingkungan sejak dini.
Di sisi lain, pemerintah pusat tengah menyiapkan penanganan sampah secara terpadu melalui Gerakan Indonesia ASRI. Selain itu, sebanyak 34 proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTsa) juga direncanakan dibangun dan ditargetkan mulai beroperasi dalam kurun waktu dua tahun.


















