(Doc-Fakta Indo)
Pamekasan, mediasatu.co.id – Sebanyak 1.022 paket program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMA Negeri 2 Pamekasan mendapat penolakan dari para guru. Paket tersebut merupakan jatah untuk 3 hari, yakni 9 hingga 11 Maret 2026. Penolakan muncul karena dalam paket makanan terdapat ikan lele mentah dengan tempe dan tahu.
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik Sudaryati Deyang, kemudian memberikan klarifikasi terkait polemik tersebut. “Itu kan untuk mereka bawa pulang ya, nanti mereka goreng di rumah,” kata Nanik.
Ia menjelaskan bahwa pihak SPPG telah memarinasi lele tersebut dan bukan untuk konsumsi langsung. Akan tetapi, untuk siswa bawa pulang dan mengolahnya sendiri saat berbuka puasa.
Nanik juga menyebut bahwa video yang beredar hanya memperlihatkan sebagian isi paket makanan sehingga menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat. Menurutnya, paket MBG dari SPPG Pamekasan juga berisi tempe dan tahu ungkep, roti pizza, telur rebus, susu, serta buah naga.
Di sisi lain, World Health Organization (WHO) menyarankan agar menyimpan bahan pangan mentah seperti ikan dalam suhu sekitar 4 derajat Celsius atau lebih rendah. Ikan mentah, termasuk yang telah dimarinasi, tidak dianjurkan berada di suhu ruang lebih dari satu hingga dua jam. Hal ini karena dapat memicu pertumbuhan bakteri yang meningkatkan risiko keracunan makanan.


















