(Doc-Istimewa)
Iran, mediasatu.co.id – Serangan terhadap fasilitas sipil di Iran kembali menjadi sorotan. Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi menuding Amerika Serikat dan Israel sebagai pihak yang menyerang fasilitas desalinasi di Pulau Qeshm.
“Pasokan air di 30 desa terdampak. Menyerang infrastruktur Iran adalah langkah berbahaya dengan konsekuensi besar. Preseden ini dibuat oleh AS, bukan Iran,” tulis Abbas Araghchi di X.
Akibat serangan tersebut, suplai air bersih untuk sekitar 30 desa terputus setelah fasilitas pengolahan air laut menjadi air minum mengalami kerusakan. Selain itu, sejumlah infrastruktur lain juga terdampak, termasuk Bandara Internasional Mehrabad, Azadi Stadium, serta Golestan Palace.
Data dari Pir-Hossein Kolivand dan World Health Organization menunjukkan ribuan bangunan warga dan ratusan pusat perdagangan mengalami kerusakan. Jumlah korban sipil mencapai 1.322 orang. Sementara berbagai fasilitas kesehatan seperti rumah sakit dan pusat medis turut terdampak dalam rangkaian serangan tersebut.


















