Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Nasional

Jasa Marga Sebut Sebanyak 285 Ribu Kendaraan Sudah Tinggalkan Jakarta

2
×

Jasa Marga Sebut Sebanyak 285 Ribu Kendaraan Sudah Tinggalkan Jakarta

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

(Doc-Istimewa)

Jakarta, mediasatu.co.id – Pergerakan kendaraan yang meninggalkan Jakarta mulai terlihat pada hari pertama pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Data awal menunjukkan ratusan ribu kendaraan sudah keluar dari wilayah ibu kota sejak program pengamanan dan pengaturan arus mudik tersebut dimulai.

Example 300x600

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menyebut sekitar 14 persen kendaraan telah meninggalkan Jakarta hingga Sabtu (14/3) pukul 01.00 WIB.

“Saat ini sudah keluar dari Jakarta sebesar 14%. Tentu ini masih bisa tanpa dikendalikan, tanpa rekayasa lalu lintas ya,” kata Rivan di Kantor Jasa Marga Toll Road Command Center (JMTC), Sabtu (14/3).

Ia menjelaskan, jumlah tersebut setara dengan sekitar 285 ribu kendaraan dari total 3,5 juta kendaraan yang diperkirakan akan melakukan perjalanan mudik melalui jalan tol selama periode Lebaran.

“(Jumlahnya setara sekitar) 285 ribu. Jadi 14% itu sekitar 285 ribu dari total 3,5 juta yang diperkirakan. Dan sebarannya juga masih sama terlihat sebaran ke arah Trans Jawa paling mendominasi,” sebutnya.

Menurut Rivan, arus kendaraan yang bergerak menuju sejumlah wilayah lain masih belum terlihat signifikan pada hari pertama pelaksanaan operasi. Salah satunya adalah arus kendaraan yang menuju arah Bandung.

“Yang lain-lainnya belum tampak, seperti ke arah Bandung juga belum tampak jumlah dari yang diproyeksikan. Tapi ini kan masih hari pertama, masih ada kemungkinan nanti di hari Sabtu, Minggu akan ada pergerakan lagi,” ucap dia.

Ia menambahkan, pihaknya akan terus memantau perkembangan pergerakan kendaraan pada hari-hari berikutnya selama masa operasi berlangsung.

“Nah, mudah-mudahan ini akan terus berjalan terus, kami juga akan terus mengikuti di hari kedua, hari minus 9 dan seterusnya,” tambahnya.

Sebagai informasi, Operasi Ketupat 2026 dijadwalkan berlangsung pada 13 hingga 25 Maret 2026. Pada periode tersebut, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 14–15 Maret dan kembali meningkat pada 18–19 Maret. Sementara itu, puncak arus balik diprediksi berlangsung pada 24–25 Maret serta 28–29 Maret.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *