(Doc-Istimewa)
Banten, mediasatu.co.id – Aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Merak mulai menunjukkan peningkatan menjelang musim mudik Idulfitri 1447 Hijriah. Sejumlah pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi tampak memadati kawasan pelabuhan tersebut sejak dini hari.
Pantauan pada Sabtu (14/3) sekitar pukul 02.03 WIB menunjukkan antrean kendaraan sudah mengisi area dermaga eksekutif. Seluruh jalur antrean juga dipenuhi mobil pribadi yang akan menyeberang menuju Pelabuhan Bakauheni.
Meski terjadi peningkatan arus kendaraan, kondisi di pelabuhan masih terpantau tertib dan kondusif.
Peningkatan jumlah pemudik itu turut dibenarkan oleh pihak PT ASDP Indonesia Ferry yang mengelola penyeberangan Merak–Bakauheni.
“Di Pelabuhan Merak kami sudah siap semua, hari ini ada peningkatan tapi belu. terlalu banyak, masih dibawah 5 ribu untuk satu harinya,” ujar Exekutive Director Regional 2 PT ASDP Indonesia Ferry, Zulvidon, di Pelabuhan Merak, Sabtu, (14/3).
ASDP memperkirakan lonjakan kendaraan akan terjadi mendekati hari raya. Pada puncak arus mudik yang diprediksi berlangsung pada H-4 hingga H-3 Lebaran, jumlah kendaraan yang memadati pelabuhan diperkirakan mencapai puluhan ribu unit.
“Di puncak kurang lebih 35 ribu sampai 46 ribu [kendaraan], semuanya kita antisipasi. Kita menyiapkan rekayasa dan kantung parkir di Indah Kiat yang menampung 2 ribu kendaraan,” terangnya.
Selain di Merak, lonjakan pemudik juga diperkirakan terjadi di Pelabuhan Ciwandan yang dikelola oleh Pelindo. Pelabuhan tersebut diproyeksikan mulai dipadati pengendara sepeda motor pada 16–17 Maret 2026.
“Diprediksi Senin-Selasa sudah meningkat di atas 5 ribuan di Ciwandan,” tuturnya.
Untuk mengantisipasi potensi kendala operasional, ASDP juga menyiapkan sejumlah langkah mitigasi, termasuk jika terjadi gangguan pada sistem tiket.
“Kami sudah antisipasi MPOS dan alat yang mobile, selain alat di tol gate untuk mempercepat tarikan kendaraan ke kapal,” jelasnya.
Sementara itu, sebagian pemudik memilih berangkat lebih awal guna menghindari kepadatan yang biasanya terjadi mendekati puncak arus mudik.
“Sengaja berangkat sekarang, biar enggak kena macet di jalan, antre lama di pelabuhan (merak) nya,” ujar Sigit, pemudik asal Tangerang saat ditemui di Pelabuhan Merak.


















