(Doc-nixnews)
Nganjuk, mediasatu.co.id – Insiden kecelakaan di perlintasan kereta api Desa Waung, Nganjuk, menewaskan seorang perempuan yang merupakan pemudik asal Surabaya, Kamis malam.
Korban diketahui berinisial S (56), yang saat itu berboncengan dengan suaminya, AH (56), menggunakan sepeda motor menuju Kabupaten Ngawi. Peristiwa terjadi sekitar pukul 19.30 WIB saat keduanya melintas di perlintasan rel.
“Sampai di TKP sempat berhenti, palang pintu KA menutup karena ada kereta api yang melintas,” ujar Putu kepada detik Jatim.
Setelah kereta pertama melintas, AH diduga tetap melanjutkan perjalanan meski palang pintu belum terbuka sepenuhnya. Tanpa disadari, kereta lain, yakni KA Mutiara Selatan, melaju dan menghantam bagian belakang motor.
Benturan tersebut membuat korban S terpental dan meninggal dunia di lokasi. Sementara itu, petugas langsung melakukan evakuasi ke rumah sakit setempat.
Perjalanan kereta api sempat terganggu selama 11 menit akibat kejadian ini. Pihak PT KAI Daop 7 Madiun juga membenarkan insiden tersebut dan menyampaikan keprihatinan.
“KAI Daop 7 Madiun sangat menyayangkan kejadian tersebut dan turut berbelasungkawa kepada korban. Kami mengimbau kepada masyarakat dan pemudik untuk menghindari area steril perlintasan kereta api karena sangat berbahaya,” ungkapnya.


















