(Doc-Istimewa)
British Columbia, mediasatu.co.id – Aparat kepolisian Kanada masih menyelidiki insiden penembakan yang terjadi di sebuah SMA di Tumbler Ridge, British Columbia, Selasa (11/2), yang menewaskan sembilan orang termasuk pelaku.
Pelaku diidentifikasi sebagai Jesse Van Rootstellar (18), warga setempat. Ia ditemukan tewas setelah melakukan aksi penembakan tersebut. Sebanyak 27 orang lainnya dilaporkan masih dirawat di rumah sakit.
Polisi menyatakan enam korban meninggal di dalam sekolah dan dua lainnya di luar sekolah, sementara dua korban tambahan meninggal saat dibawa ke rumah sakit.
“Saya dapat mengatakan bahwa Jesse lahir sebagai laki-laki biologis, yang, berdasarkan informasi yang saya miliki, sekitar enam tahun lalu, mulai bertransisi menjadi perempuan dan mengidentifikasi dirinya sebagai perempuan baik secara sosial maupun publik,” kata Komandan Departemen Kepolisian British Columbia, Dwayn McDonald kepada wartawan.
Penyelidikan awal mengungkap pelaku memiliki riwayat panggilan polisi terkait masalah kesehatan mental. Ia juga pernah beberapa kali ditahan untuk pemeriksaan medis. Polisi menemukan senjata api laras panjang dan pistol di lokasi kejadian.
Sebelumnya, aparat sempat menyita senjata api milik pelaku beberapa tahun lalu, namun senjata tersebut dikembalikan setelah keluarga memenangkan proses banding. Izin kepemilikan senjata pelaku diketahui telah kedaluwarsa sejak 2024.
Dalam rangkaian peristiwa itu, pelaku diduga lebih dulu menembak anggota keluarganya di rumah sebelum menuju sekolah dan melakukan aksi penembakan yang menewaskan guru serta sejumlah siswa.


















