(Doc-Wong Gresik)
Gresik, mediasatu.co.id – Isu dugaan praktik asusila hingga prostitusi terselubung menghebohkan warga Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, setelah sebuah area bekas klinik viral di media sosial.
Informasi tersebut pertama kali mencuat melalui unggahan akun Facebook Sania Dewi di grup GreSik CANGKRUK’an pada Senin (22/12). Dalam unggahan itu disebutkan bahwa bangunan belakang bekas klinik digunakan sebagai penginapan bebas dan disinyalir menjadi lokasi aktivitas menyimpang.
“Mohon diviralkan. Ini klinik sudah tutup dan di belakang klinik dijadikan sarang tempat penginapan bebas, tepatnya di Jalan Kedamean no 20 Gresik. Pelajar bebas s*x, pasangan selingkuh, tempat open BO. Dan di sini sebagai tempat bertumbuhnya penyakit HIV AIDS di wilayah Gresik. Mohon masyarakat dan pemerintah setempat agar segera bertindak agar HIV tidak semakin menyebar,” tulisnya dalam postingan tersebut.
Menanggapi aduan warga, Polsek Kedamean bersama Satsamapta Polres Gresik langsung melakukan penggerebekan ke lokasi yang dimaksud. Dalam pemeriksaan tersebut, petugas mendapati dan mengamankan sepasang pria dan wanita yang bukan suami istri.
Kapolsek Kedamean Iptu Ekwan Hudin membenarkan adanya laporan masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan bangunan bekas klinik tersebut.
“Kliniknya sudah tutup sejak lama, ada bangunan belakang secara terpisah dari klinik yang dibuat penginapan bebas,” katanya, Selasa (23/12).
Ia menambahkan, pasangan dewasa yang ditemukan di lokasi telah diberikan pembinaan dan kasusnya dikoordinasikan dengan Unit PPA Satreskrim Polres Gresik. Sementara pihak penyedia tempat langsung diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
“Selanjutnya kami limpahkan ke Unit PPA Polres Gresik, untuk dilakukan tindak lanjut,” tandasnya.
Polisi juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah berperan aktif memberikan informasi sehingga dugaan aktivitas tersebut dapat segera ditindaklanjuti.


















