(Doc-Soal Unsrat)
Manado, mediasatu.co.id – Tragedi kebakaran melanda Panti Werdha Damai Ranomuut di Kecamatan Paal II, Kota Manado, pada Minggu (28/12) malam. Insiden tersebut mengakibatkan 16 penghuni panti meninggal dunia. Sebagaimana ucap Sekda Kota Manado, dr Steaven Dandel, usai proses evakuasi oleh petugas pemadam kebakaran.
Menurut Steaven, kondisi jenazah sebagian besar korban tidak memungkinkan untuk mereka kenali secara visual. Oleh karena itu, seluruh korban mereka bawa ke RS Bhayangkara Manado untuk menjalani proses identifikasi lanjutan.
Guna mempercepat identifikasi, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sulawesi Utara telah terjun ke lokasi dan rumah sakit. Proses tersebut mencakup pengambilan sampel DNA dari keluarga korban sebagai bagian dari pencocokan data.
Pemerintah setempat juga meminta keluarga penghuni panti segera mendatangi posko di RS Bhayangkara Manado. Ini untuk membantu proses identifikasi korban kebakaran.
Dari total 35 penghuni panti, sejumlah lansia tidak berada di dalam panti saat kejadian berlangsung. Ini karena sedang menjalani libur Natal dan Tahun Baru bersama keluarga masing-masing.


















