(Doc-Istimewa)
Jakarta, mediasatu.co.id – Polisi mengungkap dugaan awal penyebab kebakaran besar yang melanda kawasan belakang Pasar Jiung, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Senin malam (1/6/2026). Peristiwa itu menghanguskan sekitar 250 bangunan semipermanen di area permukiman padat penduduk.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Reynold EP Hutagalung mengatakan dugaan sementara kebakaran dipicu oleh korsleting listrik. Meski demikian, penyebab pasti insiden tersebut masih didalami oleh penyidik.
“Kami menduga kebakaran dipicu korsleting listrik. Namun, penyebab pasti masih dalam proses penyelidikan,” ucap Reynold dalam keterangan tertulis, Selasa (2/6/2026).
Menurutnya, api diduga pertama kali muncul dari dua rumah warga sebelum kemudian membesar dan menjalar ke bangunan lain di sekitarnya. Dalam upaya penanganan, tim pemadam kebakaran mengerahkan lebih dari 25 unit mobil pemadam untuk menjinakkan api sekaligus melakukan proses pendinginan di lokasi kejadian.
Reynold menjelaskan, setelah menerima laporan dari masyarakat, pihak kepolisian langsung menurunkan ratusan personel gabungan untuk membantu proses pemadaman, evakuasi warga, serta pengamanan kawasan terdampak.
Sekitar 200 personel kepolisian diterjunkan guna membantu warga menyelamatkan barang-barang milik mereka sekaligus menjaga situasi keamanan di lokasi kebakaran.
Selain itu, aparat bersama instansi terkait juga mendirikan tenda pengungsian di wilayah Kebon Kosong untuk menampung warga terdampak.
Berdasarkan pendataan sementara, sekitar 300 kepala keluarga atau kurang lebih 500 jiwa terdampak akibat kebakaran tersebut.
“Tiga orang dilaporkan mengalami luka-luka. Dua korban bernama Puput dan Dika menjalani perawatan di RS Hermina Kemayoran, sementara satu korban lainnya, Suparno, dirujuk ke RSCM,” ungkap Reynold.
















