Example floating
Example floating
Example 728x250
Daerah

BNPB Percepat Persiapan Pembangunan 2.630 Hunian Tetap bagi Korban Bencana di Aceh Timur

×

BNPB Percepat Persiapan Pembangunan 2.630 Hunian Tetap bagi Korban Bencana di Aceh Timur

Sebarkan artikel ini
Screenshot
Example 468x60

(Doc-Tirtoid)

Aceh Timur, mediasatu.co.id – Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera terus mempercepat persiapan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana di Kabupaten Aceh Timur. Sebagai bagian dari upaya tersebut, tim Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendampingi Pemerintah Kabupaten Aceh Timur pada 15 Juli 2026. Ini untuk memastikan kesiapan lahan, tata kelola pelaksanaan. Serta, mekanisme penetapan inventor dan aplikator teknologi rumah tahan bencana, serta validasi data calon penerima manfaat.
Kepala Posko Wilayah Satgas PRR Pascabencana Aceh, Safrizal ZA, menegaskan bahwa kelengkapan administrasi dan kesiapan lahan menjadi faktor utama agar pembangunan dapat segera berlangsung. “Validasi data 2.630 calon penerima manfaat serta penetapan aplikator rumah tahan bencana di Aceh Timur harus dalam pengawalan secara ketat. Hal ini agar kualitas bangunan memenuhi standar teknis, tepat sasaran, serta akuntabel dari sisi administrasi,” ucapnya kepada, Senin (20/7/2026).
Untuk menjamin kualitas bangunan, BNPB bersama Pemerintah Kabupaten Aceh Timur sepakat menggunakan teknologi rumah tahan bencana yang yang telah teruji dan memiliki kompetensi. Sebanyak 2.630 calon penerima hunian tetap telah melalui Surat Keputusan Bupati Aceh Timur. Dari jumlah tersebut, 2.033 unit akan berada di lokasi asal (insitu), 318 unit melalui relokasi komunal, dan 279 unit melalui relokasi mandiri.
Safrizal menyebut progres persiapan di Aceh Timur menunjukkan perkembangan yang positif. Saat ini, perhatian utama berfokus pada penyelesaian dokumen administrasi serta kesiapan lahan agar proses pembangunan dapat berjalan tanpa hambatan.
“Progres di Aceh Timur sudah menunjukkan arah yang sangat positif. Sekarang fokus utama kita adalah mengakselerasi penyelesaian dokumen administrasi. Serta, kesiapan lahan agar pembangunan hunian tetap bagi warga terdampak dapat segera tuntas tanpa kendala,” jelas Safrizal.
Selain itu, tim BNPB juga melakukan evaluasi terhadap kondisi hunian sementara (huntara) di sejumlah lokasi. Berdasarkan hasil pemantauan, fasilitas huntara secara umum masih berfungsi dengan baik dan telah masyarakat manfaatkan.
“Penyelesaian huntara telah mendekati target dan seluruh unit yang terbangun telah masyarakat manfaatkan. Fokus pendampingan saat ini pada percepatan kesiapan pembangunan hunian tetap,” tulis Tim BNPB dalam laporan kepada Ketua Satgas PRR Muhammad Tito Karnavian.
Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *