(Doc-Infokrw)
Karawang, mediasatu.co.id – Aktivitas 25 perempuan di Desa Rawagempol Kulon, Kecamatan Cilamaya Wetan, Karawang, mulai menghasilkan nilai ekonomi. Mereka tergabung dalam Kelompok Wanita Tani (KWT) Sekar Harum yang mengolah berbagai hasil bumi lokal menjadi produk pangan.
Bahan seperti beras ketan, kelapa, tepung beras, hingga udang rebon mereka manfaatkan untuk menghasilkan beragam makanan. Produk tersebut meliputi rengginang, siwang, bagelen, sagon, terasi padat, hingga terasi bubuk.
Mayoritas anggota KWT Sekar Harum merupakan ibu rumah tangga yang suaminya bekerja sebagai petani. Kegiatan produksi tersebut kini turut membantu para anggota memenuhi kebutuhan ekonomi rumah tangga.
Ketua KWT Sekar Harum Dami Marfuah mengatakan, kelompoknya memanfaatkan bahan pangan yang tersedia di sekitar wilayah mereka. “Kami mengolah pangan lokal yang bahan bakunya dari lingkungan sekitar. Seperti beras ketan untuk rengginang, kelapa dan tepung beras untuk sagon, dan udang rebon untuk terasi dari nelayan,” ujar Ketua KWT Sekar Harum Dami Marfuah, Kamis (13/8/2026).
Meski sudah menghasilkan berbagai produk, pemasaran KWT Sekar Harum masih terbatas di sekitar wilayah desa. Kondisi tersebut membuat mereka menghadapi tantangan untuk memperluas jangkauan pasar.
Persoalan itu tidak hanya berkaitan dengan pemasaran, tetapi juga kemampuan membangun kepercayaan konsumen. Selama ini, anggota KWT lebih banyak mencurahkan perhatian pada proses pengolahan produk.
Pendampingan dan pelatihan dari Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) kemudian memberikan perspektif baru bagi kelompok tersebut. Mereka mulai memahami bahwa kualitas rasa saja belum cukup untuk mengembangkan produk pangan menjadi usaha yang lebih luas.
















