(Doc-Infokrw)
Karawang, mediasatu.co.id – Warga Perumahan Eternal Village, Desa Cengkong, Kecamatan Purwasari, Kabupaten Karawang, tetap memeriahkan perayaan HUT Kemerdekaan RI dengan perlombaan bola yang berlangsung meriah. Namun, ada yang berbeda dalam perlombaan tersebut. Jika sebelumnya peserta mengenakan daster, panitia akhirnya mengganti kostum perlombaan dengan kain sarung.
Berdasarkan pantauan pada Minggu (16/8/2026), sejumlah bapak-bapak hingga remaja tampak mengenakan sarung saat mengikuti permainan bola. Pergantian kostum tersebut justru membuat perlombaan semakin menantang dan mengundang tawa warga.
Para pemain harus berusaha mengendalikan bola sekaligus menjaga agar sarung tidak mengganggu pergerakan. Beberapa peserta bahkan terjatuh setelah kakinya tersangkut kain sarung.
Tak hanya itu, ada pula sarung peserta yang melorot hingga terlepas dan sobek saat pertandingan berlangsung. Warga yang bukan beragama Islam juga turut mengenakan sarung, dengan bantuan warga Muslim yang memakaikannya.
Salah seorang panitia, Ramdani, mengatakan perlombaan tersebut pada awalnya memang rencananya menggunakan daster. Pengumuman terkait perlombaan bahkan telah tersebar melalui poster dan grup WhatsApp warga.
Namun, rencana tersebut kemudian warga ubah setelah panitia mempertimbangkan adanya fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengenai larangan bagi laki-laki mengenakan pakaian yang menyerupai pakaian perempuan. Atas pertimbangan tersebut, panitia kemudian memutuskan mengganti daster dengan sarung sebagai pakaian dalam perlombaan.
Meski kostum lomba diubah, antusiasme warga tidak berkurang. Perlombaan bola menggunakan sarung justru menciptakan suasana yang semakin seru dan menjadi hiburan tersendiri bagi warga dalam memeriahkan HUT Kemerdekaan RI.
















