(Doc-Istimewa)
Karawang, mediasatu.co.id – Pabrik baterai kendaraan listrik (EV) yang dikembangkan oleh Contemporary Amperex Technology Co. Ltd (CATL) bersama Indonesia Battery Corporation (IBC) di Karawang, Jawa Barat, mulai menjalankan operasionalnya secara bertahap.
Proyek yang menggunakan nama Dragon tersebut menelan investasi sekitar US$1,1 miliar. Pemerintah juga masih menunggu penentuan jadwal peresmian pabrik oleh Presiden Prabowo Subianto.
Pada fase awal, fasilitas CATL-IBC mampu menghasilkan baterai dengan kapasitas 6,9 GWh. Produksinya mencakup dua jenis baterai, yakni Nickel Manganese Cobalt (NMC) dan Lithium Iron Phosphate (LFP).
Pengembang kemudian menargetkan kapasitas produksi tahap kedua sebesar 8,1 GWh. Selain memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri, fasilitas tersebut juga membuka peluang pengiriman baterai ke berbagai negara.
Untuk baterai NMC, perusahaan mengincar pasar Eropa, terutama Jerman. Sementara itu, baterai LFP menyasar pasar Jepang dan kebutuhan Battery Energy Storage System (BESS).
















