Example floating
Example floating
Example 728x250
Pendidikan dan Teknologi

BEM Unsika Beberkan Kronologi Presiden Mahasiswa Diamankan Polisi Jelang Demo

×

BEM Unsika Beberkan Kronologi Presiden Mahasiswa Diamankan Polisi Jelang Demo

Share this article
Screenshot
Example 468x60

(Doc-Istimewa)

Karawang, mediasatu.co.id — Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Singaperbangsa Karawang (BEM Unsika) membeberkan kronologi penanganan terhadap Presiden Mahasiswa Beryl Geovanni oleh aparat kepolisian menjelang aksi unjuk rasa pada 20 Oktober 2026. BEM Unsika menyampaikan keterangan tersebut melalui siaran pers yang mereka rilis pada Jumat (23/10/2026).

Dalam keterangan yang diunggah melalui akun @bemunsika, BEM Unsika menyebut aparat kepolisian memanggil atau mengamankan Beryl pada Senin (19/10/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. Menurut organisasi mahasiswa tersebut, langkah itu berkaitan dengan dugaan provokasi menjelang aksi penyampaian pendapat di muka umum yang dijadwalkan berlangsung keesokan harinya.

BEM Unsika juga menyoroti penyitaan perangkat komunikasi milik Beryl sejak awal proses penanganan. Menurut mereka, kondisi tersebut menghambat komunikasi Beryl dengan pihak luar, termasuk keluarga, sesama mahasiswa, kuasa hukum, dan pendamping yang berusaha mencari informasi mengenai keberadaannya.

Berdasarkan kronologi yang disampaikan BEM Unsika, aparat kepolisian memeriksa Beryl secara intensif selama lebih dari 10 jam. Pemeriksaan berlangsung hingga menjelang pagi. BEM Unsika menyebut proses tersebut membuat Beryl tidak memperoleh waktu istirahat yang cukup.

Polisi kemudian membebaskan Beryl pada Selasa (20/10/2026) sekitar pukul 06.00 WIB. BEM Unsika menyatakan Beryl keluar dari kantor kepolisian dalam kondisi fisik yang lelah setelah menjalani pemeriksaan sepanjang malam.

Selain menyoroti proses pemeriksaan, BEM Unsika turut mempertanyakan kondisi perangkat komunikasi Beryl setelah polisi mengembalikannya. Dalam siaran pers tersebut, mereka menyebut perangkat itu mengalami gangguan atau error. Namun, BEM Unsika belum menjelaskan secara terperinci bentuk gangguan maupun penyebabnya.

BEM Unsika mengaitkan peristiwa ini dengan persoalan kebebasan berekspresi dan hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Mereka juga menyoroti langkah aparat terhadap presiden mahasiswa yang berlangsung menjelang rencana aksi unjuk rasa.

Keterangan tersebut merupakan kronologi yang disampaikan BEM Unsika. Penjelasan dari pihak kepolisian diperlukan untuk memperoleh gambaran yang lebih lengkap mengenai proses penanganan Beryl.

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *