(Doc-nixnews)
Jakarta, mediasatu.co.id – Potensi cuaca ekstrem diperkirakan melanda berbagai wilayah Indonesia pada 7–13 April 2026. Hal ini disampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait masa peralihan dari Monsun Asia ke Monsun Australia.
Dalam keterangannya, BMKG menjelaskan bahwa perubahan musim ini memicu terbentuknya pola sirkulasi udara yang menghasilkan daerah konvergensi, sehingga mendukung pertumbuhan awan hujan. Kondisi tersebut diperkuat oleh perlambatan angin serta pemanasan permukaan pada siang hari yang meningkatkan peluang hujan dengan intensitas beragam.
Pada 7–9 April 2026, hujan ringan hingga lebat diperkirakan mendominasi sebagian besar wilayah. Namun, terdapat potensi peningkatan hujan sedang hingga lebat di sejumlah daerah.
Wilayah yang perlu diwaspadai antara lain Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, serta Daerah Istimewa Yogyakarta.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap dampak yang mungkin ditimbulkan, seperti banjir, genangan, longsor, dan angin kencang, serta mengimbau agar selalu memperbarui informasi cuaca dan menghindari lokasi rawan saat hujan lebat.


















