(Doc-Istimewa)
Karawang, mediasatu.co.id – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta sekolah yang terdampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau segera menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Ia menyampaikan imbauan tersebut melalui video di akun Instagram pribadinya pada Minggu (6/9/2026) sore.
Dedi meminta siswa mengikuti pembelajaran secara daring dari rumah untuk mengantisipasi dampak abu vulkanik terhadap kesehatan dan keselamatan. Langkah tersebut juga bertujuan melindungi siswa dan tenaga pendidik di tengah sebaran abu yang mencapai sejumlah wilayah Jawa Barat.
Abu vulkanik mengandung partikel halus yang dapat mengganggu kesehatan, termasuk memicu gangguan saluran pernapasan dan iritasi mata. Abu juga dapat mengurangi jarak pandang sehingga berpotensi mengganggu perjalanan siswa dan guru.
Meski belajar dari rumah, sekolah tetap dapat menjalankan pembelajaran melalui berbagai platform digital. Sekolah juga bisa memanfaatkan kondisi tersebut untuk mengedukasi siswa tentang mitigasi bencana dan cara melindungi diri saat menghadapi aktivitas vulkanik.
















