(Doc-fin.co.id)
Tangerang, mediasatu.co.id – Seorang pria berinisial DF (29) mengalami luka bakar serius setelah tubuhnya tersambar api saat hendak menyalakan alat panggangan sate di kawasan Ciputat Timur, Tangerang Selatan. Insiden tersebut terjadi di sebuah kontrakan milik Hj Uripah yang berada di Jalan Gelatik Atas, Kelurahan Rengas, pada Rabu (27/5) sekitar pukul 19.30 WIB.
Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq menjelaskan, sebelum kejadian korban tengah mempersiapkan arang untuk memanggang daging. Namun, korban memilih menggunakan bensin sebagai pemicu api.
“Korban membeli bensin jenis Pertalite sebanyak satu liter yang dimasukkan ke dalam kantong plastik untuk membantu menyalakan api,” ujar Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq dalam keterangan tertulis, Jumat (29/5/2026).
Saat proses penyalaan berlangsung, korban menuangkan bensin sambil mengipasi bara api. Kondisi tersebut kemudian memicu kobaran api yang mendadak menyambar tubuh korban.
“Jadi korban menuangkan bensinnya itu sambil mengipasi api. Namun secara tiba-tiba api menyambar dan membakar tubuh korban,” kata dia.
Akibat kejadian itu, DF mengalami luka bakar cukup parah. Korban sempat berteriak meminta bantuan karena panik saat tubuhnya terbakar.
“Korban panik lalu berteriak meminta tolong kepada warga sekitar,” kata dia.
Warga yang mendengar teriakan tersebut segera memberikan pertolongan dengan memadamkan api yang membakar tubuh korban. Setelah berhasil dievakuasi, DF dibawa ke RS Helsa Ciputat untuk memperoleh penanganan awal sebelum akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Pusat Pertahanan Negara (RSPPN) Panglima Besar Soedirman.
Pihak kepolisian mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan bahan bakar saat menyalakan api. “Kami mengimbau masyarakat agar tidak menggunakan bahan bakar secara sembarangan untuk memicu api karena sangat berbahaya dan dapat menimbulkan kecelakaan,” pungkasnya.
















