(Doc-Tirtoid)
Jakarta, mediasatu.co.id – Sebagai bentuk penghormatan atas jasa luar biasa dalam misi kemanusiaan, pemerintah Kamboja meresmikan patung Magawa, tikus pendeteksi ranjau darat yang dikenal luas. Magawa, yang berasal dari Tanzania, dilatih untuk mengidentifikasi ranjau darat menggunakan kemampuan penciumannya yang tajam.
Dalam masa tugasnya, ia berhasil menemukan lebih dari 100 ranjau darat aktif, membantu membersihkan wilayah berbahaya yang tersebar di Kamboja. Dampak dari kontribusi tersebut sangat signifikan, dengan area seluas sekitar 20 lapangan sepak bola berhasil diamankan sehingga dapat kembali dimanfaatkan masyarakat.
Sebagai pengakuan atas jasanya, Magawa menerima Medali Emas dari People’s Dispensary for Sick Animals (PDSA), menjadikannya satu-satunya tikus yang pernah memperoleh penghargaan tersebut. Peresmian patung ini juga menjadi pengingat bahwa ancaman ranjau darat masih nyata, sekaligus menegaskan pentingnya peran hewan dalam mendukung operasi kemanusiaan di berbagai negara.


















