(Doc-ckpinfo)
Karawang, mediasatu.co.id – PT Pertamina Patra Niaga bersama PT Prima Armada Raya menggelar syukuran dan kick-off kerja sama pengelolaan Awak Mobil Tangki (AMT) di Fuel Terminal Pertamina Cikampek, Kamis (15/10/2026). Dalam kegiatan tersebut, PT Peduli Lestari Indonesia turut hadir sebagai mitra strategis untuk penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan serta sertifikasi AMT.
Kerja sama ini menjadi langkah awal untuk meningkatkan kualitas pengelolaan awak mobil tangki. Terutama dalam aspek kompetensi, keselamatan kerja, dan profesionalisme saat menjalankan distribusi energi.
Direktur Utama PT Prima Armada Raya, Esa Wisnu Prabowo, menekankan pentingnya peran AMT dalam menjaga kelancaran rantai distribusi energi. Ia menjelaskan bahwa tugas awak mobil tangki tidak hanya mengantarkan kendaraan ke tujuan, tetapi juga mencakup tanggung jawab terhadap keselamatan manusia. Kemudian juga energi kepada masyarakat, serta nama baik perusahaan.
“AMT bukan sekadar mengantarkan mobil tangki yang bergerak dari satu titik ke titik lainnya. Namun, di dalam perjalanan tersebut ada tanggung jawab yang besar. Ada energi yang harus kita pastikan sampai ke masyarakat, keselamatan manusia yang harus kita jaga, dan ada reputasi perusahaan yang kita bawa,” ujar Esa Wisnu Prabowo.
Ia juga menyebut awak mobil tangki sebagai bagian penting dari operasional perusahaan. Karena, mereka berhadapan langsung dengan berbagai aktivitas di lapangan. Oleh sebab itu, perusahaan perlu menerapkan standar pengelolaan yang tinggi untuk memastikan setiap awak menjalankan tugas secara profesional.
Sebagai bagian dari kegiatan tersebut, sejumlah awak mobil tangki PT Prima Armada Raya mengikuti pelatihan dan sertifikasi khusus angkutan barang berbahaya serta Defensive Driving Training.
Program tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman peserta mengenai prosedur keselamatan, keterampilan berkendara defensif, dan kompetensi dalam mengangkut energi. Melalui pelatihan ini, para awak harapannya mampu menjalankan tugas dengan mengutamakan keselamatan serta memenuhi standar operasional yang berlaku.
















