(Doc-Infokrw)
Purwakarta, mediasatu.co.id — Pemerintah Provinsi Jawa Barat menghentikan sementara proyek pembangunan data center AI di kawasan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, sejak Senin (28/9). Pemprov Jawa Barat mengambil langkah tersebut karena pengelola proyek belum menyelesaikan sejumlah dokumen perizinan. Beberapa di antaranya mencakup Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) dan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).
Pemerintah Jawa Barat menyebut pengelola dapat kembali mengerjakan proyek setelah memenuhi seluruh persyaratan perizinan. Pemprov juga memastikan pihaknya telah mengkaji kebutuhan air proyek agar tidak mengganggu pasokan untuk masyarakat dan sektor pertanian.
Kekhawatiran mengenai kebutuhan air sebelumnya muncul dari sebagian masyarakat. Mereka menyoroti potensi dampak operasional data center terhadap ketersediaan air Waduk Jatiluhur.
Saat beroperasi penuh, data center tersebut diperkirakan membutuhkan air sekitar 384 liter per detik atau setara 33 ribu meter kubik setiap hari. Pada tahap awal pembangunan, proyek itu membutuhkan sekitar 6.000 meter kubik air per hari.
















