(Doc-Istimewa)
Karawang, mediasatu.co.id – Kasus oknum kurir yang viral karena diduga merekam perempuan saat mandi disebut telah berakhir secara kekeluargaan. KD (35), istri oknum kurir tersebut, mengatakan pihaknya sudah berdamai dengan keluarga korban. Ia mengaku mendatangi rumah wakil lurah yang mewakili pihak korban.
Kedatangannya bertujuan menyampaikan permintaan maaf sekaligus menyelesaikan persoalan tersebut. KD mengatakan ia datang secara pribadi untuk mewakili sang suami.
“Mohon bukakan pintu maaf untuk suami saya. Manusia tempatnya salah,” ucap KD saat dihubungi melalui telepon, Kamis (24/9) malam.
Dalam proses perdamaian, KD mengaku memberikan uang sebesar Rp7,5 juta kepada keluarga korban. Ia menyebut kedua pihak juga menyepakati penghapusan video yang merekam korban.
“Saya datang ke sana secara pribadi untuk meminta maaf. Dan kami sudah menyelesaikan masalah tersebut secara kekeluargaan,” ujarnya.
Namun, KD kemudian menyayangkan video lain masih beredar di media sosial. Video tersebut memperlihatkan momen ketika keluarga korban mengamankan suaminya.
Ia menduga salah satu keluarga korban masih menyimpan atau menyebarkan video tersebut. Menurut KD, kesepakatan sebelumnya mengharuskan pihak terkait menghapus video.
“Dalam proses perdamaian itu, saya mewakili suami telah membayar uang damai sebesar Rp7,5 juta seperti permintaan keluarga korban. Dengan syarat menghapus video saat suami saya ketahuan merekam,” katanya.
KD juga meluruskan informasi yang beredar mengenai dugaan suaminya masuk ke rumah korban. Ia membantah anggapan bahwa suaminya masuk untuk mengintip korban yang sedang mandi.
Menurut KD, kamar mandi rumah korban berada di bagian luar rumah. Berdasarkan cerita suaminya, ia melihat seseorang sedang mandi ketika memarkir sepeda motor.
Suaminya kemudian merekam korban sambil berjalan. Aksi tersebut akhirnya tertangkap oleh adik korban.
Meski memberikan klarifikasi mengenai kronologi tersebut, KD tetap mengakui kesalahan suaminya. Ia menyebut sang suami memang tidak seharusnya merekam korban.
Pihaknya pun telah meminta maaf kepada keluarga korban. KD kembali menegaskan bahwa kedua pihak telah menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan.
















