(Doc-Istimewa)
Karawang, mediasatu.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang sukses melakukan peningkatan Jalan Veteran. Di mana, jalan tersebut menghubungkan perempatan Johar dengan Bundaran Jalan Siliwangi. Jalur ini kini resmi menjadi jalan alternatif vital untuk mengurai kemacetan sekaligus mendongkrak perekonomian masyarakat sekitar.
Meski telah diperbaiki, jalur alternatif ini masih kerap mengalami kepadatan kendaraan pada waktu-waktu tertentu. Kehadiran kendaraan bertubuh besar menjadi pemicu utama tersendatnya arus lalu lintas di kawasan tersebut.
Di samping itu, jalan Veteran memiliki fungsi yang sangat strategis. Selain menjadi urat nadi aktivitas ekonomi warga, jalan ini juga berfungsi sebagai akses penghubung ke beberapa jalan lingkungan di sekitarnya.
Dengan lebar jalan sekitar 6 meter, jalur ini sebenarnya sangat ideal untuk kendaraan roda empat berukuran kecil atau sedang. Namun, kendala di lapangan menunjukkan ruang gerak kendaraan masih terbatas.
Di sepanjang sisi Jalan Veteran, masih banyak tiang listrik dan tiang jaringan telekomunikasi yang berdiri tegak. Hal tersebut membuat ruang bebas jalan menjadi lebih sempit bagi kendaraan besar.
Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, kepadatan lalu lintas sering kali terjadi karena kendaraan yang tidak sesuai kapasitas jalan. Pada jalan tersebut, sejumlah mobil box tinggi, truk pengangkut pasir, hingga bus berukuran kecil nekat melintasi jalur alternatif.
Di sisi lain, seorang pedagang, yusuf, yang sehari-hari berjualan di sekitar Jembatan Guro, Karawang mengeluhkan kemacetan tersebut. Menurutnya, kemacetan di jam-jam tertentu biasanya terjadi karena adanya kendaraan besar yang memaksakan diri masuk.
“Jika waktu tertentu jalan ini sering tersendat. Mungkin karena jumlah kendaraan yang meningkat. Serta, bisa juga terjadi karena ada mobil besar yang masuk jalan ini,” jelasnya kepada awak media.

(Doc-Istimewa)
Keluhan senada juga terdengar dari para pengguna jalan yang setiap hari menggantungkan hidupnya di rute tersebut. Rudi, seorang pengendara Gojek yang biasa mangkal di perempatan Johar. Di mana, ia berharap pemerintah segera turun tangan untuk melakukan penataan.
Selanjutnya, ia meminta adanya penertiban berkala terhadap mobil besar atau truk yang melebihi kapasitas jalan. Selain itu, ia juga meminta adanya pengawasan di titik masuk Jalan Veteran (Perempatan Johar dan Bundaran Siliwangi).
“Kami berharap ada penertiban mobil yang menggunakan jalan ini. Bila memungkinkan melakukan pelebaran ruas jalan veteran ini,” ungkapnya.
Mengingat pentingnya fungsi Jalan Veteran sebagai jalur alternatif utama, masyarakat sekitar berharap Pemkab Karawang melalui dinas terkait dapat segera memberikan solusi terbaik. Langkah cepat sangat warga nantikan. Hal tersebut bertujuan agar kenyamanan dan kelancaran mobilitas warga Karawang tetap terjaga.
















