(Doc-Wong Gresik)
Gresik, mediasatu.co.id – Aksi protes dilakukan warga Desa Hulaan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik dengan memasang poster bernada sindiran di sekitar jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki. Kerusakan jalan tersebut telah terjadi sejak Desember 2025. Meski sudah berlangsung sekitar lima bulan, hingga kini belum ada perbaikan permanen dari pihak berwenang.
“Sudah lama, sekitar lima bulanan. Jalannya amblas ke samping,” kata SP, warga setempat, Kamis (23/4/2026).
Menurut warga, kondisi jalan yang amblas di bagian tepi sangat membahayakan pengguna jalan, selain juga menghambat aktivitas sehari-hari masyarakat. Sebelumnya, laporan telah disampaikan kepada perangkat desa. Namun, upaya perbaikan yang dilakukan hanya bersifat sementara, yakni pengurukan tanpa pemasangan penahan tanah.
“Seharusnya dipasang plengsengan supaya tidak ambles lagi. Tapi hanya diurug, ditahan anyaman bambu dan kayu,” tambahnya.
Penanganan tersebut dinilai tidak efektif karena jalan kembali rusak saat diguyur hujan deras. Hal ini memicu keresahan warga yang akhirnya menyampaikan protes secara terbuka. Salah satu poster yang dipasang berbunyi, “MBG lancar, dalane ambyar, #wargaresah”.
“Poster itu dipasang warga sebagai bentuk protes karena jalan tak kunjung diperbaiki. Sedangkan Kepala Desanya punya Dapur MBG,” pungkasnya.


















