(Doc-nixnews)
Jakarta, mediasatu.co.id – PT Transjakarta menonaktifkan seorang pramusapa yang diduga terlibat dalam insiden tabrakan dua bus Transjakarta di kawasan Rambutan, Jakarta Timur, pada Selasa (19/5). Dalam video yang beredar di media sosial, dua unit bus terlihat mengalami kerusakan pada bagian kaca dan bodi akibat benturan. Video tersebut juga menyebut salah satu bus dikemudikan oleh seorang pramusapa sehingga diduga menjadi pemicu kecelakaan.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Departemen Humas dan CSR PT Transjakarta, Ayu Wardani mengatakan perusahaan telah mengambil langkah awal dengan menonaktifkan pihak yang diduga terlibat. “Sebagai langkah tegas, pramusapa yang diduga terlibat telah dinonaktifkan dari seluruh ekosistem Transjakarta terhitung sejak hari kejadian,” kata Kepala Departemen Humas dan CSR PT Transjakarta Ayu saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Kamis (21/5).
Ayu memastikan tidak ada korban dalam peristiwa tersebut. Ia juga menjelaskan kedua bus tidak sedang beroperasi melayani penumpang saat kecelakaan terjadi.
“Kami memastikan bahwa saat insiden terjadi, kedua bus sedang tidak sedang pelayanan,” ucap Ayu.
Saat ini, PT Transjakarta masih melakukan investigasi untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan dua bus tersebut. “Kami sedang melakukan investigasi mendalam untuk mengetahui penyebab pasti dari insiden tersebut,” imbuhnya.
Selain itu, pihak Transjakarta turut menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas insiden yang terjadi dan memastikan evaluasi akan segera dilakukan guna mencegah kejadian serupa terulang.


















