Example floating
Example floating
Example 728x250
Peristiwa

Kekeringan Melanda 12 Desa di Karawang, BPBD Salurkan 549 Ribu Liter Air Bersih

×

Kekeringan Melanda 12 Desa di Karawang, BPBD Salurkan 549 Ribu Liter Air Bersih

Sebarkan artikel ini
Screenshot
Example 468x60

(Doc-Infokrw)

Karawang, mediasatu.co.id – Kekeringan masih melanda sejumlah wilayah Kabupaten Karawang di tengah musim kemarau. Kondisi tersebut membuat ribuan warga kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang mencatat kekeringan telah berdampak pada 12 desa yang tersebar di lima kecamatan. Sebanyak 4.244 kepala keluarga (KK) atau 12.884 jiwa turut terdampak kondisi tersebut.

Untuk membantu memenuhi kebutuhan warga, berbagai pihak telah menyalurkan total 549.000 liter air bersih hingga Selasa (4/8/2026).

Kepala BPBD Karawang Usep Supriyatna mengatakan BPBD menyumbang 237.000 liter dari total bantuan tersebut. Sementara itu, 312.000 liter lainnya berasal dari kerja sama dengan sejumlah pihak.

“Sebanyak 237.000 liter berasal dari BPBD, sedangkan 312.000 liter merupakan hasil kolaborasi dengan berbagai pihak,” katanya, Rabu (5/8/2026).

Sejumlah pihak turut membantu distribusi air bersih, antara lain Perumdam/PDAM, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), Palang Merah Indonesia (PMI), Rumah Harapan, Baznas Karawang, kawasan industri KIM, kawasan Artha Graha, Relawan Gesit, Relawan Sahabat Kemanusiaan, dan Relawan Karawang Peduli.

Usep mengatakan bantuan tersebut bertujuan memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat yang terdampak kekeringan. BPBD bersama berbagai pihak masih memantau kondisi wilayah terdampak untuk menentukan kebutuhan distribusi selanjutnya.

Adapun wilayah yang mengalami kekeringan tersebar di lima kecamatan.

Di Kecamatan Pangkalan, kekeringan melanda Desa Mulangsari, Kertasari, Jatilaksana, Ciptasari, dan Medalsari.

Sementara di Kecamatan Tegalwaru, wilayah terdampak mencakup Desa Kutalanggeng dan Cintalanggeng.

Kemudian di Kecamatan Ciampel, kekeringan terjadi di Desa Mulyasejati, Kutanegara, dan Parungmulya.

BPBD masih mendata kondisi wilayah terdampak lainnya sekaligus menyiapkan distribusi air bersih untuk membantu masyarakat selama musim kemarau berlangsung.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *