Example floating
Example floating
Example 728x250
Peristiwa

Longsor Tutup Jalur KA Selatan, Perjalanan KA Ciremai Terhenti

29
×

Longsor Tutup Jalur KA Selatan, Perjalanan KA Ciremai Terhenti

Sebarkan artikel ini
Screenshot
Example 468x60

(Doc-Istimewa)

Bandung, mediasatu.co.id – Jalur kereta api selatan di wilayah Daop 2 Bandung untuk sementara terturup akibat longsor yang menutup rel di petak Maswati–Sasaksaat. Penutupan ini demi keselamatan perjalanan kereta api menyusul kondisi tanah yang masih labil.

Peristiwa bermula dari laporan kru KA Ciremai kepada Pusdalopka Daop 2 terkait adanya rintangan jalan (rinja) di lintasan. Material longsoran membuat lokomotif tidak dapat melanjutkan perjalanan menuju Stasiun Bandung.

Manajer Humas KAI Daop 2 Bandung Kuswardojo menyampaikan bahwa keselamatan penumpang menjadi prioritas utama dalam penanganan insiden tersebut. “Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan pelanggan KA Ciremai. Saat ini perjalanan harus berhenti sementara sebagai langkah pengamanan,” ujar Kuswardojo di Bandung.

Ia menambahkan, seluruh tim tanggap darurat telah terjun ke lokasi kejadian untuk menangani jalur yang tertutup material tanah. Proses pembersihan berlangsung oleh petugas prasarana dengan dukungan alat berat.

Kuswardojo juga memastikan bahwa penanganan berfokus pada evakuasi material longsor serta pengamanan rangkaian kereta yang tertahan di lokasi. Insiden longsor sendiri terjadi pada pukul 14.53 WIB di KM 142+8/9, oleh hujan lebat yang menyebabkan pergerakan tanah di area tersebut.

Sementara itu, tim teknis telah berada di lokasi guna mempercepat proses normalisasi jalur. Namun, upaya penanganan menghadapi tantangan karena titik longsor berada di kawasan perbukitan dan jauh dari akses jalan raya. Hingga proses pembersihan selesai, seluruh perjalanan kereta api di lintasan tersebut masih terhenti sementara untuk menghindari potensi risiko kecelakaan.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *