(Doc-nixnews)
Bekasi, mediasatu.co.id – Sebagai respons atas insiden tabrakan kereta di Stasiun Bekasi Timur, PT Kereta Api Indonesia (Persero) mulai memasang palang pintu sementara di perlintasan sebidang Jalan Ampera, Kota Bekasi, pada Rabu (29/4). Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa pemasangan ini merupakan langkah awal untuk meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api. “Pemasangan palang pintu sementara ini merupakan langkah awal sebagai bentuk upaya peningkatan keselamatan perjalanan kereta api,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa fasilitas yang dipasang saat ini masih bersifat sementara dan belum termasuk palang pintu resmi. “Perlu kami sampaikan bahwa yang terpasang saat ini adalah palang pintu sementara, bukan palang pintu perlintasan resmi. Ini merupakan bagian dari tahap awal peningkatan keselamatan,” sambungnya.
Dari pantauan di lapangan, Petugas Pemelihara Jalan Rel telah memulai pekerjaan sejak pukul 14.20 WIB dengan memasang berbagai komponen di sekitar perlintasan. Meski demikian, lalu lintas di sekitar lokasi tetap berjalan normal dengan bantuan petugas yang mengatur arus kendaraan.
Menurut Franoto, palang pintu sementara tersebut akan dijaga oleh masyarakat secara swadaya dengan koordinasi pihak kelurahan. Dalam kondisi tanpa penjagaan, palang pintu harus berada dalam posisi tertutup sebagai langkah pengamanan.
“Keberadaan palang pintu sementara ini diharapkan dapat membantu pengaturan akses di perlintasan, sambil menunggu evaluasi dan penanganan lebih lanjut,” katanya.
Pemasangan ini juga telah dikoordinasikan dengan Dinas Perhubungan Kota Bekasi serta Kelurahan Duren Jaya. Ke depan, KAI akan terus berkoordinasi untuk menentukan langkah lanjutan, termasuk peningkatan fasilitas keselamatan di lokasi tersebut.


















