Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Hukrim

Terpengaruh Gim dan Anime, Anak di Medan Habisi Nyawa Ibu

60
×

Terpengaruh Gim dan Anime, Anak di Medan Habisi Nyawa Ibu

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

(Doc-Istimewa)

Medan, mediasatu.co.id – Kasus pembunuhan dalam keluarga terjadi di Kota Medan. Seorang anak kelas 6 SD berinisial Al menjadi anak berkonflik dengan hukum (ABH) setelah menghabisi nyawa ibu kandungnya, F (42). Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (10/12) sekitar pukul 04.00 WIB saat korban tengah tidur bersama kedua anaknya di kamar lantai satu rumah. Suami korban berada di lantai dua saat kejadian berlangsung.

Example 300x600

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak menyebut, Al terbangun dan memandangi ibunya yang sedang tertidur, hingga memicu rasa marah. “Adik (Al) memandangi korban yang tidur di sampingnya semakin menimbulkan rasa marah. Adik mengambil pisau, membuka bajunya, dan melukai korban. Ia tanyakan kepada adik, kenapa baju dibuka? (kata Al) dengan alasan supaya tidak terkena apabila ada perlukaan-perlukaan yang ada menodai bajunya,” jelas Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, Senin (29/12).

Kakak Al terbangun saat tubuh korban menimpanya dan melihat Al melakukan penusukan. Ia sempat berusaha merebut pisau dari tangan Al.

“Jadi, pada saat adik keluar kamar, mengarah ke arah dapur dan ingin masuk kembali menggunakan pisau kedua. Terjadi  tarik-menarik dengan kakak sehingga pisaunya terjatuh,” ujarnya.

Namun, Al kembali melakukan penusukan. Kakak korban kemudian meminta bantuan dengan membangunkan ayahnya di lantai dua. Ayah dan kakak korban mendapati korban masih hidup dan menyandarkannya ke lemari. Korban sempat meminta air minum sebelum akhirnya ayahnya menghubungi pihak rumah sakit.


“Ambulans dari rumah sakit tersebut datang dan memeriksa korban, ternyata korban sudah meninggal dunia,” ujarnya.

Hasil pemeriksaan menunjukkan korban mengalami 26 luka tusuk. Dalam pemeriksaan, Al mengaku nekat melakukan perbuatannya karena sering korban marahi dan melihat kakaknya kerap mendapat kekerasan dari korban. Polisi juga mengungkap adanya pengaruh dari gim dan tayangan yang kerap pelaku tonton.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *