(Doc-Infokrw)
Karawang, mediasatu.co.id – Proses evakuasi material kabel udara yang mengganggu jalur rel di belakang SPBU Terminal Klari, Kabupaten Karawang, langsung mendapat penanganan tim teknis PT PLN (Persero). Langkah darurat ini menyusul adanya gangguan eksternal yang menyebabkan padamnya aliran listrik di sekitar pemukiman warga pada Sabtu (27/6) malam.
Sistem kelistrikan dan mobilitas di kawasan tersebut sempat terganggu sekitar pukul 22.00 WIB. Hal ini akibat sebuah rangkaian kereta api yang mendadak tersangkut bentangan kabel saat melintas.
Demi keselamatan sarana dan penumpang, masinis segera menghentikan laju kereta secara darurat sekitar 100 meter dari titik awal hambatan. Rangkaian kereta tersebut sempat tertahan selama kurang lebih 20 menit sebelum akhirnya aman untuk kembali melanjutkan rute perjalanan.
Meskipun operasional kereta api dapat segera berlanjut, insiden patahnya kabel ini berdampak langsung pada pemadaman pasokan daya ke rumah-rumah warga sekitar. Salah seorang saksi mata di lokasi kejadian, Muhammad Yayan Ansori, membenarkan situasi darurat tersebut serta kehadiran petugas penanganan di lapangan.
“Kabel masih terdampar, tapi petugas PLN sudah datang ke lokasi dan sekarang lagi ngambil materialnya. Kondisi sekarang masih mati lampu,” ujar Yayan.
Hingga saat ini, pemulihan jaringan listrik di wilayah terdampak masih berjalan intensif dan belum sepenuhnya kembali normal. Sementara itu, kronologi serta penyebab pasti runtuhnya bentangan kabel hingga mengenai badan kereta masih dalam tahap investigasi.
















