Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Internasional

UNIFIL Diserang Saat Bersihkan Bom, 1 Prajurit Prancis Tewas

2
×

UNIFIL Diserang Saat Bersihkan Bom, 1 Prajurit Prancis Tewas

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

(Doc-Istimewa)

Lebanon, mediasatu.co.id – Insiden penyerangan kembali menimpa pasukan penjaga perdamaian UNIFIL pada Sabtu (18/4/2026). Dalam kejadian ini, satu personel asal Prancis tewas dan tiga lainnya mengalami luka.

Example 300x600

Peristiwa bermula saat tim UNIFIL menjalankan tugas pembersihan bahan peledak di Desa Ghandouriyeh. Di tengah operasi tersebut, mereka diserang menggunakan senjata ringan oleh pihak non-negara.

“UNIFIL mengutuk serangan disengaja ini terhadap pasukan penjaga perdamaian yang sedang menjalankan tugas sesuai mandatnya. Pekerjaan tim penanganan bahan peledak sangat vital di wilayah operasi misi, terutama setelah memanasnya permusuhan baru-baru ini,” pungkas UNIFIL.

Korban meninggal dunia adalah Sersan Staf Florian Montorio. Ia tercatat sebagai tentara Prancis kedua yang gugur dalam misi perdamaian di wilayah tersebut.

Menurut Menteri Angkatan Bersenjata Prancis, Catherine Vautrin, Montorio menjadi korban penyergapan saat dalam perjalanan menuju pos depan UNIFIL. “Penyergapan itu dilakukan oleh kelompok bersenjata dari jarak yang sangat dekat,” katanya.

Meski sempat mendapatkan pertolongan dari rekan-rekannya, nyawa Montorio tidak dapat diselamatkan. Presiden Prancis Emmanuel Macron menyebut bahwa serangan tersebut mengarah pada keterlibatan Hizbullah.

“Semuanya mengarah pada Hizbullah yang bertanggung jawab atas serangan ini,” kata Macron. Namun, Hizbullah menegaskan tidak memiliki keterkaitan dengan kejadian tersebut.

“Hizbullah membantah segala keterkaitan dengan insiden yang terjadi dengan pasukan UNIFIL di daerah Ghandouriyeh-Bint Jbeil,” kata Hizbullah.

UNIFIL turut menyampaikan belasungkawa atas gugurnya salah satu personelnya serta berharap korban luka dapat segera pulih. “Kami menyampaikan duka cita yang tulus kepada keluarga, teman, dan rekan kerja dari penjaga perdamaian pemberani yang kehilangan nyawanya dalam tugas menjaga perdamaian. Doa dan harapan kami menyertai pemulihan yang cepat dan sempurna bagi para penjaga perdamaian yang terluka,” ujar UNIFI.

Pihak UNIFIL menegaskan akan menyelidiki insiden tersebut dan mengingatkan bahwa serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian melanggar hukum internasional.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *