(Doc-Istimewa)
British Columbia, mediasatu.co.id – Aparat kepolisian Kanada masih menyelidiki insiden penembakan yang terjadi di sebuah SMA di Tumbler Ridge, British Columbia, Selasa (11/2/2026). Insiden ini menewaskan 9 orang termasuk pelaku.
Pelaku merupakan Jesse Van Rootstellar (18), warga setempat. Ia tewas setelah melakukan aksi penembakan tersebut. Sebanyak 27 orang lainnya masih mendapat perawatan di rumah sakit.
Polisi menyatakan 6 korban meninggal di dalam sekolah dan dua lainnya di luar sekolah. Sementara dua korban tambahan meninggal saat dalam perjalanan ke rumah sakit.
“Saya dapat mengatakan bahwa Jesse lahir sebagai laki-laki biologis. Berdasarkan informasi yang saya miliki, sekitar 6 tahun lalu, mulai bertransisi menjadi perempuan dan mengidentifikasi ia sebagai perempuan baik secara sosial maupun publik,” kata Komandan Departemen Kepolisian British Columbia, Dwayn McDonald kepada wartawan.
Penyelidikan awal mengungkap pelaku memiliki riwayat panggilan polisi terkait masalah kesehatan mental. Ia juga pernah beberapa kali ditahan untuk pemeriksaan medis. Polisi menemukan senjata api laras panjang dan pistol di lokasi kejadian.
Sebelumnya, aparat sempat menyita senjata api milik pelaku beberapa tahun lalu. Namun senjata tersebut aparat kembalikan setelah keluarga memenangkan proses banding. Izin kepemilikan senjata pelaku telah kedaluwarsa sejak 2024.
Dalam rangkaian peristiwa itu, pelaku lebih dulu menembak anggota keluarganya di rumah sebelum menuju sekolah. Kemudian, ia melakukan aksi penembakan yang menewaskan guru serta sejumlah siswa.


















