(Doc-Tirtoid)
Jakarta, mediasatu.co.id – Program swasembada pangan oleh Prabowo Subianto menunjukkan hasil signifikan pada 2026. Indonesia kini tidak lagi mengimpor tujuh komoditas utama, yakni beras, jagung, bawang merah, cabai, daging ayam ras, telur ayam ras, dan gula.
Dari sepuluh komoditas strategis, hanya kedelai, bawang putih, dan sebagian kecil daging sapi yang masih bergantung pada impor. Keberhasilan ini tercapai lebih cepat dari target awal. Jika rencana sebelumnya dalam empat tahun, swasembada berhasil terwujud dalam tiga tahun berkat peningkatan produksi yang pesat.
Indonesia juga telah lebih dulu menyatakan swasembada beras pada akhir 2025. Dengan proyeksi surplus mencapai sekitar 16 juta ton pada akhir 2026.
Menurut Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, capaian tersebut juga mencakup komoditas lain di sektor karbohidrat dan protein hewani. Pemerintah kini menargetkan swasembada penuh untuk seluruh komoditas strategis guna memperkuat ketahanan pangan nasional. Terutama di tengah potensi gangguan rantai pasok global akibat konflik di Timur Tengah.


















