(Doc-Tirtoid)
Jakarta, mediasatu.co.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan cara paling mudah untuk memastikan efektivitas badan ekspor terpusat PT Danantara Sumber Daya Indonesia dalam mengawasi ekspor komoditas sumber daya alam (SDA). Menurut Purbaya, pengawasan dapat dilakukan langsung terhadap pegawai PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) yang berada di bawah naungan BPI Danantara.
“Pengawasannya gampang, Pak. Kita awasi aja pegawai DSI- nya,” kata dia, dalam Jogja Financial Festival 2026, dikutip akun YouTube Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS), Jumat (22/5/2026).
Purbaya menegaskan, pegawai DSI yang tiba-tiba memiliki kekayaan berlimpah akan langsung ditindak karena diduga menerima uang dari praktik kecurangan ekspor. “Kalau tiba-tiba dia kaya, kita pecat. Berarti kan dia terima duit. Kan udah satu pintu, di sana udah jelas. di sini udah jelas. kalau ada sesuatu, berarti ada di perusahaan-perusahaan itu,” tambah Purbaya.
Ia menjelaskan, sistem ekspor satu pintu nantinya akan mempermudah pemerintah dalam memantau alur transaksi ekspor SDA, sekaligus mendeteksi potensi pelanggaran seperti manipulasi nilai ekspor atau praktik curang lainnya. Untuk memperkuat pengawasan, pemerintah juga akan menempatkan perwakilan dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia serta kementerian dan lembaga terkait lainnya di lingkungan DSI.
Langkah tersebut disebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperketat pengawasan ekspor komoditas SDA agar lebih transparan dan memberikan nilai tambah optimal bagi negara.


















