(Doc-Istimewa)
Jakarta, mediasatu.co.id — Pemerintah Indonesia berhasil menjaga harga BBM tetap stabil dan menjadi yang terendah di Asia Tenggara meski terjadi gejolak global akibat konflik di Timur Tengah. Langkah ini telah melalui kebijakan subsidi dan pemanfaatan APBN sebagai bantalan terhadap fluktuasi harga energi dunia. Di mana, sejak 23 Februari 2026 mengalami lonjakan di berbagai negara.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan bahwa stabilitas harga BBM tidak terlepas dari pengelolaan fiskal yang disiplin. “Stabilitas ini berdasarkan pengelolaan fiskal yang disiplin, sehingga harga BBM tetap kompetitif tanpa mengganggu kesinambungan APBN,” ujarnya.
Selain menjaga harga, pemerintah juga fokus pada aspek pasokan. Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia untuk mencari sumber tambahan minyak dari berbagai negara.
Kebijakan ini harapannya mampu menjaga ketahanan energi nasional. Selain itu, sekaligus melindungi daya beli masyarakat di tengah ketidakpastian pasar global.
















