(Doc-Tirtoid)
Brasil, mediasatu.co.id – Pihak berwenang saat ini tengah melakukan penyelidikan mendalam guna memastikan penyebab pasti kecelakaan maut dalam aktivitas ekstrem. Selain itu, petugas juga sedang menelusuri adanya potensi kelalaian terkait penerapan prosedur keselamatan dalam pemandu aktivitas tersebut.
Langkah hukum ini diambil setelah seorang wanita muda berusia 21 tahun dinyatakan meninggal dunia akibat luka berat yang dideritanya. Nyawa korban tidak tertolong meski tim layanan darurat yang tiba di lokasi kejadian telah bergegas melakukan berbagai upaya penyelamatan.
Peristiwa mengenaskan tersebut diketahui terjadi di Jembatan Ponte do Esqueleto, Kota Limeira, Negara Bagian Sao Paulo, Brasil bagian tenggara, pada Sabtu (13/6/2026). Korban kehilangan nyawanya setelah terjatuh dari ketinggian yang diperkirakan mencapai 40 meter saat berniat melakukan olahraga rope jumping.
Merujuk pada hasil investigasi awal yang dilakukan oleh otoritas setempat, korban diduga kuat melompat dalam kondisi tubuh yang sama sekali belum terhubung dengan tali pelindung. Petugas di lapangan baru menyadari bahwa tali pengaman belum terpasang pada tubuh korban sesaat setelah wanita tersebut telanjur dilepaskan dari platform lompatan yang berada di atas jembatan.
















