Example floating
Example floating
Example 728x250
Daerah

Viral Kwitansi Rp15 Juta Proyek Jalan Karawang, Dadan Beri Klarifikasi

×

Viral Kwitansi Rp15 Juta Proyek Jalan Karawang, Dadan Beri Klarifikasi

Sebarkan artikel ini
Screenshot
Example 468x60

(Doc-Infokrw)

Karawang, mediasatu.co.id – Informasi mengenai dugaan permintaan uang Rp15 juta dalam proyek pembangunan jalan hotmix di Dusun Kaumjaya RT 15/RW 004, Desa Puseurjaya, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, ramai beredar di media sosial.

Dadan memberikan klarifikasi terkait informasi tersebut. Ia menyebut munculnya angka Rp15 juta dalam pembahasan terjadi karena warga dan pihak lain salah memahami konteks pengajuan kegiatan.

Menurut Dadan, angka tersebut bukan permintaan pribadi aparat pemerintah. Sebagian warga mengajukan proposal kegiatan dengan nilai Rp15 juta dalam pembahasan proyek tersebut.

“Jadi terkait pemberitaan yang viral itu sebenarnya salah paham. Angka Rp15 juta tersebut merupakan pengajuan proposal kegiatan dari warga, bukan permintaan pribadi kami,” ujar Dadan. Sabtu (12/9/2026).

Dadan mengatakan, setelah warga menyampaikan pengajuan tersebut, mandor proyek kemudian mengusulkan anggaran Rp4 juta untuk mengerjakan dua titik. Pihak terkait akhirnya menyepakati nominal tersebut tanpa adanya paksaan dari pemerintah maupun warga.

“Kami sebagai aparat pemerintah hanya sebagai penengah. Alhamdulillah, dari pengajuan warga sebesar Rp15 juta itu, kemudian mandor mengajukan Rp4 juta untuk dua titik pekerjaan dan itu disepakati. Tidak ada pemaksaan dari pihak kami,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa dirinya memahami aturan dan batasan sebagai bagian dari pemerintahan. Dalam persoalan tersebut, Dadan mengaku hanya membantu mempertemukan kepentingan warga dengan pihak pelaksana pekerjaan.

Dadan juga menyampaikan bahwa pihaknya sempat meminta alamat kantor perusahaan pelaksana proyek. Ia menyebut perusahaan tersebut berbentuk CV dan terlibat dalam pengerjaan jalan hotmix tersebut.

Mengenai kwitansi yang turut muncul dalam informasi viral, Dadan membenarkan keberadaan dokumen tersebut.

Ia menjelaskan bahwa dirinya membubuhkan tanda tangan pada kwitansi setelah mandor meminta bantuan. Saat itu, kata Dadan, mandor kebingungan menentukan pihak yang dapat bertanggung jawab atas penyerahan uang terkait pengajuan proposal warga.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *